Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik (FISIP) Universitas Medan Area (UMA) melaksanakan kegiatan Pengabdian kepada Masyarakat (PKM) bertajuk “Penguatan Komunikasi Birokrasi dalam Memberikan Pelayanan Publik di Kecamatan Hinai, Kabupaten Langkat”, yang berlangsung pada Sabtu, 6 Desember 2025, di Kecamatan Hinai.
Kegiatan ini dilaksanakan oleh Tim PKM FISIP UMA yang terdiri dari Dr. Walid Musthafa Sembiring, S.Sos, M.IP, Dr. Syafrizaldi, S.Psi, M.Psi, dan Khairullah, S.I.Kom., M.I.Kom. Program ini bertujuan untuk meningkatkan kapasitas aparatur kecamatan dan desa dalam membangun komunikasi birokrasi yang efektif, transparan, dan responsif guna mendukung pelayanan publik yang berkualitas.
Dalam pemaparannya, Tim PKM menjelaskan bahwa komunikasi birokrasi merupakan proses pertukaran informasi dalam organisasi pemerintahan yang mendukung fungsi pelayanan publik. Komunikasi yang baik menjadi “nadi” utama dalam penyelenggaraan layanan kepada masyarakat, terutama di tengah meningkatnya tuntutan publik terhadap pelayanan yang cepat, terbuka, dan akuntabel.
Tim PKM juga menguraikan sejumlah tantangan komunikasi birokrasi yang masih sering dijumpai di lingkungan pemerintahan, antara lain komunikasi yang masih bersifat satu arah dan tertutup, struktur organisasi yang hierarkis sehingga menghambat respons cepat, minimnya pelatihan komunikasi publik bagi aparatur, rendahnya pemanfaatan teknologi informasi, serta budaya birokrasi yang cenderung kaku.
Sebagai solusi, FISIP UMA menawarkan berbagai strategi penguatan komunikasi birokrasi, seperti pelatihan komunikasi publik bagi aparatur sipil negara (ASN), optimalisasi kanal digital layanan (website, WhatsApp, dan media sosial), penyusunan SOP komunikasi pelayanan publik, peningkatan transparansi informasi layanan, serta penguatan forum warga dan musyawarah perencanaan pembangunan (musrenbang) yang partisipatif.
Selain itu, peran pimpinan kecamatan juga ditekankan sebagai kunci utama keberhasilan penguatan komunikasi birokrasi. Pimpinan diharapkan mampu menjadi teladan dalam keterbukaan informasi, mendorong budaya pelayanan prima, serta merespons keluhan masyarakat secara cepat dan solutif.
Tim PKM FISIP UMA menegaskan bahwa penguatan komunikasi birokrasi akan memberikan dampak positif yang signifikan, seperti meningkatnya kepercayaan publik, pelayanan yang lebih cepat dan efektif, menurunnya tingkat keluhan masyarakat, meningkatnya kepuasan warga, serta tumbuhnya partisipasi publik dalam pembangunan daerah.
Pada kesempatan tersebut, FISIP UMA juga menyampaikan ajakan kolaborasi pendidikan kepada para Aparatur Desa di Kecamatan Hinai untuk melanjutkan Pendidikan Strata 1 melalui Kelas Reguler C Universitas Medan Area. Program ini dirancang fleksibel bagi aparatur desa yang tetap aktif bekerja, sebagai bagian dari komitmen UMA dalam meningkatkan kompetensi Sumber Daya Manusia Pemerintahan Desa.
Ajakan kolaborasi tersebut telah diatur secara resmi dalam Peraturan Rektor Universitas Medan Area Nomor 02 Tahun 2024 tentang Pelaksanaan Kelas Reguler C di Lingkungan UMA. Melalui program ini, aparatur desa diharapkan dapat meningkatkan kapasitas profesional dan kualitas pelayanan publik kepada masyarakat.
Menutup kegiatan, Tim PKM menyimpulkan bahwa penguatan komunikasi birokrasi di Kecamatan Hinai membutuhkan komitmen, kompetensi, dan kolaborasi dari seluruh pemangku kepentingan. Dengan komunikasi yang lebih terbuka, adaptif, dan partisipatif, kualitas pelayanan publik di tingkat kecamatan dan desa diyakini akan semakin meningkat.

