Pada tanggal 23 Januari 2025, sebuah Seminar Nasional yang membahas tentang “Regional Management Sebagai Instrumen Strategis Pembangunan Inklusif” berhasil digelar secara daring melalui platform Zoom Meeting. Seminar ini diadakan dengan tujuan untuk memberikan pemahaman lebih dalam tentang peran penting manajemen regional dalam menciptakan pembangunan yang inklusif dan berkelanjutan.
Acara ini diikuti oleh berbagai kalangan, termasuk mahasiswa yang bisa bergabung secara gratis, sementara peserta umum hanya perlu membayar 15 ribu IDR untuk mengikuti seminar ini. Dengan format yang interaktif, seminar ini berhasil mengundang banyak perhatian, baik dari kalangan akademisi maupun praktisi.
Pembicara utama dalam seminar ini adalah Direktur Eksekutif LEKAD, Dipl.Ing Ben Abdurrahman, yang membahas berbagai perspektif mengenai manajemen regional dalam pembangunan yang lebih merata. Dalam kesempatan ini, para peserta juga disambut oleh beberapa dekan dari fakultas ilmu sosial dan politik (FISIPOL) dari berbagai universitas, antara lain Verto Septiandika, S.Sos., MAP (Dekan FISIPOL UPM), Dr. Walid Musthafa Sembiring, M.IP (Dekan FISIPOL UMA), dan Masayu Adiah, S.Sos., M.Si (Dekan FISIPOL Unitas).
Sebagai moderator, Dr. Novita Wulandari, S.ST., M.Si, yang juga merupakan Ketua Program Studi Ilmu Pemerintahan UMA, memandu jalannya seminar dengan sangat lancar dan interaktif.
Seminar ini bertujuan untuk memberi wawasan mengenai pentingnya manajemen regional yang strategis dalam mempercepat tercapainya pembangunan yang inklusif di berbagai daerah. Seluruh peserta diajak untuk lebih peka terhadap kebutuhan pembangunan yang memperhatikan keberagaman serta memastikan setiap lapisan masyarakat dapat menikmati manfaat pembangunan.
Seminar ini menjadi langkah penting dalam mengedukasi masyarakat, terutama kalangan akademisi dan mahasiswa, untuk berperan aktif dalam mendorong pembangunan yang inklusif dan merata di Indonesia.

